Identifikasi Bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp. Pada Produk Beku Perikanan di Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Surabaya II, Jawa Timur

Santika Dwi Christanti

Sari


Produk perikanan beku merupakan jenis komoditi dengan tingkat pengembangan yang beragam, baik dalam bentuk utuh maupun dalam bentuk potongan. Produk perikanan merupakan bahan pangan yang sangat mudah mengalami kontaminasi mikroba patogen sehingga dapat menyebabkan keracunan pangan serta menimbulkan wabah penyakit pada konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai jenis bakteri patogen yang mengkontaminasi produk beku perikanan. Produk beku perikanan yang diteliti berasal dari golongan tuna, makerel, moluska dan crustacea. Pemeriksaan bakteri Escherichia coli menggunakan metode ISO 16649-3:2015 dan bakteri Salmonella sp. menggunakan metode ISO 6579:2002. Hasil pengujian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa produk beku perikanan ada yang positif terkontaminasi dan negatif terkontaminasi Escherichia coli dan Salmonella sp.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Amalia, U. 2013. Optimasi Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk Deteksi Salmonella spp. Pada Udang Segar. Tesis. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor. 51 hal.

Anjung, M. U. K. 2016. Identifikasi Cemaran Salmonella sp. Dan Isolasi Bakteriofage Sebagai Biokontrol dalam Penanganan Pasca Panen Udang Vannamei (Litopennaus vannamei). Tesis. Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Bandar Lampung. 75 hal.

Balai Karantina Ikan. 2011. Pedoman Analisis Resiko Hama dan Penyakit Ikan. Jakarta. Hal 1-2.

Barletta F., T. J. Ochoa, E. Mercado, J. Ruiz, L.Ecker G. Lopez, M. Mispireta, A. I. Gil, C. F. Lanata and T. G. Cleary. 2011. Quantitative Real-time Polymerase Chain Reaction for Enteropathogenic Escherichia coli: A Tool for Investigation of Asymptomatic Versus Symptomatic Infections.

Food and Agriculture Organization. (2014). The State of World Fisheries and Aquaculture. Food And Agriculture Organization Of The United Nations. Rome. 27 pg.

Garcia S. M. And Andrew A. R. 2010. Food security and marine capture fisheries: characteristics, trends, drivers and futureperspectives. Phil. Trans. R. Soc. B 365, 2869–2880pg.

Haryani Y., Chainulfifah dan Rustiana. 2012. Fermentasi Karbohidrat oleh Isolat Salmonella spp. Dari Jajanan Pinggir Jalan. Jurnal Ind. Che.Acta Vol. 3(1) : 24.

Hossain Hd. A., A. Al-Asif, Md. A. Zafar, Md T. Hossain, Md S. Alam and Md A. Islam. 2015. Marketing of fish and fishery products in Dinajpur and Livelihoods of the fish retailers. International Journal of Fisheries and Aquatic Studies. Vol. 3(1): 86-92pg.

International Standard Organitation 16649-3:2015. Microbiology Of The Chain – Horizontal Method For The Enumeration Of Beta-Glucuronidase-Positive Escherichia coli – Part3: Detection And Most Probable Number Tecnique Using 5-bromo-4-Chloro-3-Indolyl-β-D-Glucuronide. International Organization For Standardization, Geneva.

International Standard Organitation 6579:2002. Microbiology Of Food And Animal Feeding Stuffs – Horizontal Method For The Detection of Salmonella spp.

Jay, J. M., Loenssner, M. J. And Golden, D. A. 2005. Modern Food Microbiology. 7th Edition. Springer Science and Business Media, Inc. New York. Pp. 619-631pg.

Ma’ruf H., Meiske S. S. Dan Audy D.W. 2017. Analisis Kandungan Formalin Dan Boraks Pada Ikan Asin Dan Tahu Dari Pasar Pinasungkulan Manado Dan Pasar Beriman Tomohon. Jurnal Mipa Unsrat, 6(2) 24-28.

Mahmudah, R., Baharuddin, M., dan Sappewali, S. 2016. Identifikasi Isolat Bakteri Termofilik dari Sumber Air Panas Lejja, Kabupaten Soppeng. Al- kimia Jurnal Penelitian Sains Kimia, 4(1), 31-42 hal.

Mindar, Yusnaini dan Wellem H.M. 2017. Identifikasi Bakteri pada Lobster Mutiara (Panulirus ornatus) yang Dibudidayakan di Keramba Jaring Apung. Jurnal Media Akuatika. Vol. 2(1):300-309 hal.

Nugraha, A., Ida, B.N.G.S., dan Ketut, T.P.G. 2012. Deteksi Bakteri Salmonella spp. Dan Pengujian Kualitas Telur Ayam Buras. Indonesia Medicus Veterinus. 1(3):320-329 hal.

Puspadewi, R., Putranti, A., dan Afif, A. 2017. Deteksi Staphylococcus aureus dan Salmonella pada Jajanan Sirup. Jurnal Ilmiah Manuntung, 3(1), 26-33 hal.

Rabins S. L., A Bhattacharya, VJ. A. Kumar, PX Antony, V. B. Rekha and S. V. Perumal. 2018. An Exploration On Animal And Public Health Significance Of Salmonella From Major Meat Sources In Puducherry, India. Journal Of Entomology And Zoology Studies 6(4): 1691-1699.

Samiea S. A. E. R. A. E., Y. M. Ismaila., S. M. Fayeda., S. S. Hamedb. 2019. Evaluation Of Modified Semisolid Rappaport Vassiliadis Medium In Comparison With Conventional Media In The Isolation Of Salmonella Species From Different Samples. Benha Medical Journal Vol. 35(3): 419-428.

Sari, R dan Pratiwi, A. 2014. Cemaran Bakteri Eschericia coli dalam Beberapa Makanan Laut yang Beredar di Pasar Tradisional Kota Pontianak. Kartika Jurnal Ilmiah Farmasi, 2 (2), 14-19 hal.

Sridevi M. And Konada V.M. 2007. Bioproduction of Indole Acetic Acid by Rhizobium Strains Isolated From Root Nodules Of Green Manure Crop, Sesbania sesban (L.) Merr. Iranian Journal of Biotechnology. Vol. 5(3) : 178-182pg.

Tabanella G., C. Montanari., A. Gardini., M. Maffei., C. Prioli., And F. Gardini. 2017. Environmental Factors Affecting Escherichia coli Concentrations in Striped Venus Clam (Chamelea gallina L.) Harvested in the North Adriatic Sea. Journal of Food Protection, Vol. 80, No. 9, Pages 1429–1435.




DOI: https://doi.org/10.31093/joas.v4i2.69

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

Creative Commons License 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Visitor stats