Deteksi Virus Pada Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Surabaya I

Aulia Azizah, Darmawan Setia Budi, Arif Habib Fasya, Hapsari Kenconojati, Muhammad Hanif Azhar

= https://doi.org/10.31093/joas.v4i2.71
Abstract views = 190 times | views = 39 times

Abstract


Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas perikanan unggulan yang bernilai ekonomis penting dan banyak diminati oleh konsumen di pasaran. Udang vaname memiliki beberapa keunggulan yaitu pertumbuhan yang cepat, mampu beradaptasi pada kisaran salinitas yang tinggi, dan dapat dipelihara dengan sistem super intensif, namun beberapa tahun terakhir total produksi udang di Indonesia mengalami penurunan. Tahun 2012 total produksi udang menururn dari 1.900 ton menjadi 1.025 ton, virus diduga menjadi patogen yang memicu penyakit pada udang dan menyebabkan mortalitas yang tinggi. Virus yang sering menyerang budidaya udang vaname antara lain Taura Syndrome Virus (TSV), Infectious Myonecrosis Virus (IMNV), dan White Spot Syndrome Virus (WSSV). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeteksi virus pada udang vaname dan mengetahui tingkat prevalensi virus yang menyerang udang vaname. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2018 – Januari 2019 di Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Surabaya I. Materi yang digunakan pada penelitian yaitu 37 sampel post larva. Sampel diekstraksi menggunakan Silica Extraction Kit  kemudian dideteksi secara molekuler menggunakan PCR (Polymerase Chain Reaction). Penelitian ini bersifat observatif, selanjutnya data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 sampel positif IMNV dan 2 sampel positif WSSV dengan nilai prevalensi sebesar 8,10% dan 5,40%. Tinggi rendahya nilai prevalensi dipengaruhi oleh tingkat penyebaran dan kondisi lingkungan yang kurang sesuai.

 

Kata Kunci : PCR (Polymerase Chain Reaction), Prevalensi, Udang vaname, Virus.




DOI: https://doi.org/10.31093/joas.v4i2.71

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Journal of Aquaculture Science

Creative Commons License 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional

 

View My Stats